Turunan lain yang paling terkenal dari amfetamin (Istilah yang terkenal dalam bahasa Inggris adalah speed) selain sabu-sabu adalah ekstasi.

 Ekstasi sering digunakan sebagai obat rekreasi yang membuat penggunanya menjadi sangat aktif.

 Efek menggunakan ekstasi:

A. Efek Langsung :

Obat ini mulai bereaksi setelah 20 sampai 60 menit diminum. Efeknya berlangsung maksimum 1 jam. Berikut efek langsung setelah minum ekstasi:

–         Seluruh tubuh akan terasa melayang.

–         Kadang-kadang lengan, kaki dan rahang terasa kaku,

–         mulut rasanya kering.

–         Pupil mata membesar

–         jantung berdegup lebih kencang.

–         Mungkin pula akan timbul rasa mual.

–         Bisa juga pada awalnya timbul kesulitan bernafas (untuk itu diperlukan sedikit udara segar)

–         akan timbul perasaan seolah-olah kita menjadi hebat dalam segala hal

–         segala perasaan malu menjadi hilang.

–         Kepala terasa kosong, rileks dan “asyik”

–         akan merasa gembira tiba-tiba.

–         mampu menari atau berjoget dalam jangka waktu lama

–         merasa membutuhkan teman mengobrol, teman bercermin, dan juga untuk menceritakan hal-hal rahasia.

–         Semua perasaan itu akan berangsur-angsur menghilang dalam waktu 4 sampai 6 jam. Setelah itu kita akan merasa sangat lelah dan tertekan.

B.  Efek tidak langsung:

–         Beberapa Jam Setelah Pemakaian
Beberapa jam setelah orang mengonsumsi ekstasi akan dihasilkan penurunan kemampuan mental yang signifikan, terutama mempengaruhi memori dan bisa bertahan hingga seminggu. Kondisi ini berbahaya jika seseorang melakukan kegiatan kompleks seperti menyetir.

–         Seminggu Setelah Konsumsi
Selama seminggu setelah konsumsi, banyak pengguna yang melaporkan berbagai emosi termasuk kecemasan, kegelisahan, mudah marah, kesedihan, depresi, gangguan tidur, kurang nafu makan dan tidak bisa menikmati seks.

 Akibat jangka panjang:

–         kecanduan,

–         syaraf otak terganggu,

–         gangguan lever,

–         tulang dan

–         gigi kropos

–         Pandangan kabur

–         Pusing

–         Peningkatan detak jantung

–         Sakit kepala

–         Tekanan darah tinggi

–         Kurang nafsu makan

–         Nafas cepat

–         Gelisah

–         Pada  penggunaan zat terus menerus akhirnya akan menimbulkan gangguan gizi dan gangguan tidur. Pengguna akan lebih rentan untuk sakit apapun karena kondisi kesehatan yang secara keseluruhannya buruk..

–         oksigen dalam otak berkurang drastis sehingga sel-sel saraf jadi cacat atau malah koleps

–         Beberapa pemakai ekstasi yang akhirnya meninggal dunia karena terlalu banyak minum akibat rasa haus yang amat sangat.

 Kematian lebih mungkin terjadi jika:

– digunakan dalam ruangan hangat dengan ventilasi yang kurang

– pemakai sangat aktif secara fisik (misalnya menari dengan cepat)

– pemakai berkeringat banyak dan tidak minum sejumlah cairan yang cukup untuk menggantikan hilangnya cairan.

Pengobatan

Gejala yang berlawanan dengan efek secara tiba-tiba dihentikan penggunannya. Gejala sakau/nagih:

–         Pengguna akan menjadi lelah atau mengantuk, yang bisa berlangsung selama 2-3 hari setelah penggunaan obat dihentikan.

–         Beberapa pengguna sangat cemas dan gelisah.

–         Pengguna yang juga menderita depresi bisa menjadi lebih depresi jika obat ini berhenti digunakan.

–         cenderung ingin bunuh diri, tetapi selama beberapa hari mereka mengalami kekurangan tenaga untuk melakukan usaha bunuh diri.

 Karena itu pengguna menahun perlu dirawat di rumah sakit selama timbulnya gejala putus obat.

 Pada pengguna yang mengalami delusi dan halusinasi bisa diberikan obat anti-psikosa (misalnya klorpromazin), yang akan memberikan efek menenangkan dan mengurangi ketegangan.Tetapi obat anti-psikosa bisa sangat menurunkan tekanan darah.

 Biasanya lingkungan yang tenang dan mendukung bisa membantu pemulihan pengguna.

 Sumber:

www.bnn.go.id/portalbaru/

– wikipedia

http://www.dokter bagus.com

http://www.hai-online.com

www.terapisehat.com

www.resep.web.id

www.terselubung.blogspot.com